

Jakarta, 10 November 2011. -- Empat unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) masing-masing KRI Cut Nyak Dien-375 dan KRI Sultan Thaha Saifudin-376, KRI Teluk Celukan Bawang-532 dan KRI Clurit-641 yang tegabung dengan seluruh unsur yang terlibat dalam latihan Armada Jaya (AJ) XXX/11 selama perjalanan dari pangkalan Surabaya melalui rute Alur Pelayaran Barat Surabaya, Laut Jawa, Selat Makasar, Perairan Pulau Laut, Perairan Sanggata dan Laut Sulawesi yang masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II melaksanakan latihan berbagai macam peran baik peran tempur, peran bahaya udara, peran bahaya permukaan, peran bahaya bawah air serta peran-peran lainnya.
Saat melintasi Laut Jawa, keempat unsur Koarmabar beserta seluruh unsur yang terlibat dalam latihan Armada Jaya (AJ) XXX/11 juga melaksanakan latihan menembak dengan berbagai jenis senjata, mulai dari meriam Kaliber 12,7 mm sampai meriam dengan Kaliber 120 mm. Keempat unsur Koarmabar yang dilibatkan dalam latihan Armada Jaya ke XXX/11 meliputi jenis Parchim KRI Cut Nyak Dien-375 dengan komandan Letkol Laut (P) Eka Prabawa dan jumlah personel 79 orang serta KRI Sultan Thaha Saiffudin-376 dengan komandan Letkol Laut (P) Ketut Budiantara dan jumlah personel 79 orang. Sementara jenis Froch KRI Teluk Celukan Bawang-532 dengan komandan Letkol Laut (P) Tommy Erizal dan jumlah personel 79 orang serta jenis KCR 40 KRI Clurit-641 dengan komandan Mayor Laut (P) Gulkariansyah dan jumlah personel 27 orang.
Gelar latihan Armada Jaya (AJ) XXX/11 tersebut merupakan latihan perang puncak TNI Angkatan Laut yang melibatkan 23 KRI dari Komando Armada RI Kawan Timur (Koarmatim), Komando Armada RI Kawan Barat (Koarmabar) dan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), satu Batalyon Tim Pendarat (BTP) beserta persenjataannya dari Korps Marinir (Kormar), 10 pesawat intai maritim dari Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Pusnerbal) serta unsur pendukung lainnya seperti Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), Kesehatan, Psikolog dan hukum.