Get Adobe Flash player

Artikel Bintal

Current Articles | Categories | Search | Syndication

KEWAJIBAN ZAKAT FITRAH DENGAN BERAKHIRNYA PUASA BULAN RAMADHAN

 
 Menyempurnakan puasa Ramadhan dengan zakat fitrah merupakan sebuah kewajiban, dimana zakat ini dikeluarkan dengan berakhirnya bulan Ramadhan.   Hal ini sebagai pembersih bagi orang yang puasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan buruk.

 

    Kewajiban zakat fitrah mengandung dua hikmah utama: Pertama, menyucikan puasa orang yang berpuasa.    Karena bisa saja pada waktu berpuasa ia melakukan hal-hal yang bisa membatalkan pahalanya, misalnya perkataan dan perbuatan yang kotor lagi mungkar.   Kedua, untuk menolong yang membutuhkan agar mereka tidak mengemis pada hari raya Idul Fitri dan supaya mereka bergembira pada hari orang-orang lain juga bergembira.  

   Yang berkewajiban mengeluarkan zakat fitrah adalah semua orang, tidak peduli apakah orang merdeka atau budak, lelaki atau perempuan, anak kecil atau orang dewasa, asalkan mereka semua Muslim.   Sebab zakat fitrah ini merupakan zakat badan atau pribadi.

 

    Kewajiban zakat yang dikenakan terhadap anak kecil, tertuju pada walinya untuk membayarkan zakatnya.   Sedangkan budak atau orang merdeka ditanggung oleh tuannya.  Adapun anak-anak yang sudah dewasa termasuk anak perempuan yang belum menikah, yang memberikan zakat (Muzakki) tetap wajib mengeluarkan zakat fitrah atas nama mereka, jika mereka belum mampu menafkahi dirinya.

 

   Adapun penyaluran zakat hanya boleh diberikan kepada delapan golongan yaitu orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mualaf yang dibujuk hatinya, untuk memerdekakan budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah yang sedang dalam perjalanan sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah dan Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Bijaksana.

 

   Zakat fitrah tidak lepas dari ibadah, maka bentuknya harus mengikuti perintah Allah.   Kadar zakat fitrah adalah satu s’ha gandum atau biji-bijian atau makanan pokok di suatu daerah.   Satu s’ha dalam timbangan sekarang setara dengan 2,176 Kg (biasanya di Negara kita digenapkan menjadi 2,5 Kg), diperbolehkan pembayaran zakat fitrah dengan nilai atau harga makanan pokok tersebut, karena tujuannya adalah untuk menutup kebutuhan orang-orang miskin pada waktu hari raya.

 

    Hikmah zakat fitrah terdapat beberapa manfaat baik bagi Muzakki, bagi masyarakat maupun bagi harta yang dizakati.

 

    Manfaat bagi Muzakki, zakat tersebut dapat membersihkan jiwanya.  Karena kadangkala saat berpuasa Ramadhan orang-orang begitu sulit menjaga mulut / perkataan dan perbuatannya yang tidak bermanfaat.

 

     Adapun manfaat bagi masyarakat penerima zakat fitrah, dapat membantu mencukupi kebutuhan orang-orang fakir miskin yang hidupnya selalu menderita.  Sementara manfaat bagi harta yang dizakati, akan membawa kebajikan bagi orang tersebut beserta keluarganya dan akan memberikan berkah bagi hartanya yang lain,yang diharapkan memperoleh ridha dari Allah SWT.

 

    Dengan memberikan zakat fitrah, agar setiap Muslim yang paling miskin sekalipun, dapat merasakan indahnya kebahagiaan dalam memberi sedekah dan kebahagiaan bisa berbagi.  Yang paling miskin sekalipun, tidak hanya menjadi penerima sedekah semata mata, setidaknya dalam sekali setahun menjelang Idul Firi bisa menunaikan zakat fitrahnya.

posted @ Wednesday, August 29, 2012 8:28 PM by Dispenarmabar

Previous Page | Next Page